Sesi Benchmarking FUSION Menghubungkan Keamanan Pangan dengan Kepercayaan Konsumen dan Kesiapan Pasar

Online | 15 June 2026 | Benchmarking Session 1

FUSION membuka rangkaian benchmarking daring pada 15 Juni 2026 melalui sesi mengenai Food Safety and Consumer Protection. Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta, termasuk UMKM FUSION, mentor, perwakilan RT4D dan DFAT, tim proyek Kalimajari Foundation, serta narasumber dari UNICEF.

Dr Mamadou Ndiaye, Chief of Nutrition UNICEF Indonesia, membahas keamanan pangan bukan hanya sebagai kewajiban regulasi. Sesi menghubungkan produksi pangan yang aman dengan perlindungan konsumen, hasil gizi, dan kepercayaan terhadap sistem pangan. Peserta diperkenalkan pada pendekatan pencegahan seperti GHP, HACCP, dan ISO 22000, serta contoh bagaimana standar keamanan pangan dapat mendukung kualitas produk dan daya saing pasar.

Sesi juga menghadirkan perspektif praktis dari Sri Martini dari PT Ayesya Usaha Bersama atau AUB Food Hub. Ia membagikan pengalaman mengenai penerapan prinsip keamanan pangan mulai dari pengadaan bahan baku, konsistensi produk, pengendalian mutu, hingga koordinasi dengan UMKM mitra. Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya standar mutu bersama ketika banyak pemasok terlibat dalam suatu operasi bisnis.

Dalam diskusi, peserta mengajukan pertanyaan mengenai penerapan standar keamanan pangan pada skala UMKM, integrasi keamanan pangan dengan tujuan gizi, serta persyaratan teknis seperti CCP dan OPRP.

Untuk menghubungkan pembelajaran dengan tindak lanjut, peserta diperkenalkan pada Gap Action Card. Perangkat ini dirancang agar setiap usaha dapat mengidentifikasi kesenjangan prioritas dan menerjemahkan pembelajaran menjadi perbaikan praktis yang dapat dilanjutkan melalui mentoring dan persiapan Business Matching.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top