Online | 22 June 2026 | Benchmarking Session 3

ITPC Sydney presentation on Australian market opportunities and export readiness.
Sesi benchmarking daring ketiga FUSION pada 22 Juni 2026 menggeser pembahasan dari fondasi bisnis menuju peluang pasar internasional. Sesi ini mencatat 38 peserta dan berfokus pada hal-hal yang perlu dipersiapkan UMKM Indonesia ketika ingin memasuki pasar luar negeri, khususnya Australia.
Marhaley Sartiko, Vice Head ITPC Sydney, memaparkan karakteristik pasar Australia, tren konsumen, dan peluang yang mungkin relevan bagi produk Indonesia. Diskusi membahas tingginya standar regulasi, permintaan terhadap produk premium, berkelanjutan, dan etnik, serta jalur masuk pasar melalui distributor, business matching, pameran dagang, dan promosi digital. Peserta juga memperoleh informasi mengenai layanan ITPC Sydney seperti market intelligence, identifikasi buyer, promosi ekspor, dan fasilitasi bisnis.
Daffa Manggala Putra dari PT Ernawa Teknokultur Biru melengkapi perspektif pasar dengan pengalaman UMKM. Ia membagikan perjalanan Ernawa dalam mengembangkan bisnis seafood terintegrasi, memperkuat jaringan pasokan, dan bekerja sama dengan eksportir yang melayani pasar internasional. Contoh ini menegaskan pentingnya kualitas produk, kapasitas produksi, keandalan rantai pasok, dan sertifikasi dalam membangun kesiapan ekspor.
Peserta kemudian membahas aspek praktis ekspor ke Australia, termasuk segmentasi pasar, branding, sertifikasi, saluran distribusi, dan dokumentasi ekspor. Diskusi memperkuat pemahaman bahwa kesiapan ekspor tidak hanya ditentukan oleh produk yang kompetitif, tetapi juga oleh pemahaman terhadap pasar tujuan serta kesiapan sistem dan dokumen usaha.
Setelah sesi utama selesai, tiga UMKM terpilih, yaitu PT Ernawa Teknokultur Biru, PT Enviro Misi Global, dan LPI Group, mengikuti konsultasi individual dengan ITPC Sydney untuk memperoleh masukan yang lebih spesifik mengenai positioning produk, peluang pasar, dan persiapan ekspor.
