TENTANG PROGRAM

FUSION: Food Suppy Integration Opportunity Network

Tentang apa Fusion

Integrasi rantai pasok makanan untuk program Makan Bergizi Gratis

Program FUSION (Food Supply Chain Integration Program) merupakan program yang membantu UMKM memperkuat kapasitas usaha dan terhubung dengan ekosistem rantai pasok pangan, khususnya yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui pelatihan, pendampingan, dan akses ke pasar, program ini membantu UMKM meningkatkan kualitas usaha serta memperluas peluang bisnis.

Tentang Program FUSION

Program FUSION: Membuka Peluang Baru bagi UMKM dalam Rantai Pasok Pangan

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Di sektor pangan, UMKM bukan hanya menjadi penggerak ekonomi lokal, tetapi juga bagian penting dari sistem penyediaan pangan nasional. Untuk memperkuat peran tersebut, hadir FUSION Program (Food Supply Chain Integration Program) yang bertujuan membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha dan terhubung dengan ekosistem rantai pasok pangan.

Program ini dirancang untuk membantu UMKM agar dapat berkembang, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas akses pasar. Melalui pelatihan, pendampingan, dan kegiatan penguatan jejaring bisnis, program ini membuka peluang bagi UMKM untuk terlibat dalam pasar yang lebih luas, termasuk dalam ekosistem program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program FUSION dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UMKM, RT4D Facility, serta berbagai mitra dalam ekosistem bisnis dan pembangunan. Kerja sama ini memungkinkan program tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menghubungkan UMKM dengan berbagai aktor penting seperti lembaga keuangan, asosiasi usaha, dan mitra pasar.

Pada tahap awal, program ini dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat dengan fokus pada UMKM yang bergerak di sektor pangan, pertanian, dan sektor terkait lainnya. Wilayah ini dipilih karena memiliki potensi besar dalam produksi pangan sekaligus peluang untuk memperkuat rantai pasok yang mendukung berbagai program nasional.

Salah satu fokus utama program ini adalah membantu UMKM memahami dan terhubung dengan ekosistem MBG. Ekosistem ini terdiri dari berbagai pelaku yang berperan dalam penyediaan makanan bergizi, mulai dari produsen bahan pangan, usaha pengolahan makanan, pemasok bahan baku, dapur penyedia makanan, hingga pelaku usaha yang mengelola limbah pangan. Dengan memperkuat hubungan antara pelaku usaha dalam rantai pasok ini, UMKM dapat memperoleh peluang bisnis yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Melalui program ini, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas usaha. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan usaha, pencatatan keuangan sederhana, standar keamanan dan kualitas pangan, praktik produksi dan pasca panen, penggunaan alat digital untuk UMKM, serta strategi pemasaran dan pengembangan merek. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai sertifikasi dan regulasi usaha yang penting untuk memperluas akses pasar.

Pelatihan tidak hanya bersifat teoritis. Program ini juga menyediakan pendampingan langsung dari para ahli dan praktisi yang berpengalaman. Pendampingan ini membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari sehingga perubahan yang terjadi dapat lebih nyata dan berkelanjutan.

Selain penguatan kapasitas, program FUSION juga memberikan perhatian pada akses pasar dan kemitraan usaha. Salah satu kegiatan penting dalam program ini adalah mempertemukan UMKM dengan calon pembeli, distributor, investor, atau mitra usaha melalui kegiatan yang dirancang secara khusus. Melalui proses ini, pelaku usaha dapat membangun hubungan bisnis baru dan menemukan peluang kerja sama yang relevan dengan produk atau layanan mereka.

Program ini juga membantu UMKM terhubung dengan lembaga keuangan atau skema pembiayaan yang dapat mendukung pengembangan usaha. Walaupun program ini tidak memberikan hibah secara langsung, dukungan dalam membangun koneksi dengan lembaga pembiayaan dapat membantu UMKM mengatasi kendala akses modal yang sering dihadapi dalam pengembangan usaha.

Dalam pelaksanaannya, program FUSION juga menerapkan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). Pendekatan ini memastikan bahwa perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari program. Program ini menargetkan sekitar 40 persen peserta berasal dari usaha milik perempuan atau kelompok yang menghadapi hambatan dalam mengakses peluang ekonomi.

Pada tahap awal atau pilot program, sekitar 22 UMKM dengan sekitar 30 peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa bulan. Program ini dirancang sebagai model awal yang diharapkan dapat dikembangkan lebih luas di masa depan untuk mendukung lebih banyak UMKM di berbagai daerah.

Melalui pendekatan yang menggabungkan pelatihan, pendampingan, serta penguatan jejaring bisnis, Program FUSION diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan menjadi bagian yang lebih kuat dalam rantai pasok pangan nasional. Bagi pelaku UMKM di sektor pangan, program ini membuka peluang untuk berkembang sekaligus berkontribusi dalam penyediaan pangan yang lebih baik bagi masyarakat.

Approach 1

In this part, we will highlight details about the approach your company uses to serve clients and help them achieve their desired results

Prefix for the Footer Call to action section will be here

We Will Write a Convincing Call To Action to Engage Your Audience Here

Scroll to Top